Senin, 27 Juni 2011

Masjid Agung Coquimbo Chile




Nama Coquimbo mungkin terlalu asing untuk pendengaran orang Indonesia dan orang Melayu pada umumnya. Coquimbo adalah kota di negara Chile. Chile sendiri adalah negara yang terletak di Amerika Selatan atau biasa disebut Amerika Latin yang mayoritas penduduknya beragama Katholik.

Negara yang pernah diguncang gempa dasyat berkekuatan 8,8 skala Richter dan tercatat sebagai gempa terkuat ke tujuh yang pernah terjadi di planet bumi. Menurut laporan NASA gempa tersebut telah menggeser poros bumi serta berpengaruh kepada seluruh perputaran bumi membuat siang hari menjadi semakin singkat 1.26 milidetik.




Data statistik menunjukkan estimasi jumlah ummat Islam di Chile mencapai 4000 orang atau kurang dari 1% dari total penduduk negeri tersebut. Meskipun demikian, Islam terus tumbuh di Chile, pusat pusat Islam dan organisasi organisasi Islam mulai bertebaran termasuk Sociedad Musulmana de Chile Mezquita As-Salam (Komunitas Muslim dan Masjid As-Salam Chile) di Santiago, Ibukota Chile, Mezquita Bilal (Masjid Bilal) di Iquique dan Masjid Agung Coquimbo atau The Mohammed VI Center for Dialogue of Civilizations di Coquimbo.

Berbeda dengan masjid masjid sebelumnya di Chile yang digagas dan didirikan sendiri oleh komunitas muslim setempat. Masjid Agung Coquimbo atau The Mohammed VI Center for Dialogue of Civilizations ini justru digagas oleh walikota Coquimbo sendiri yang beragama Katholik. Sebagai bagian dari rencananya mendirikan tiga bangunan monumental refresentasi dari 3 agama samawi : Islam, Kristen dan Yahudi sebagai landmark bagi Kota Coquimbo.

Masjid Agung Coquimbo atau oleh masarakat setempat dikenal sebagai Mezquita (Mezquita adalah masjid dalam bahasa Spanyol), Ketika selesai dibangun memang menjadi land mark baru bagi kota Coquimbo. Letaknya yang berada dipuncak bukit menjadikan masjid ini sebagai bangunan yang dapat dilihat dari seluruh penjuru kota Coquimbo. Dan terlihat dengan jelas dari arah laut karena kota Coquimbo memang merupakan salah satu kota pelabuhan di Chile.


0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:
Free Blog Templates